Saya adalah
sebuah koreng
yang membunuh saya sendiri
bukan seperti koreng koreng lain
yang bau busuknya mampu melenyapkan hidung
yang bersahabat dengan belatung dan lalat
yang mungkin suatu najis yang besar, tidak seperti saya
kebodohan saya adalah mencoba melenyapkan saya sendiri
tetapi saya sadar, bahwa saya hanya akan menghancurkan saya sendiri
tidak seperti koreng koreng lain itu
mereka ada untuk melenyapkan banyak orang
tapi mereka sungguh merdeka
mereka masih bebas dengan bau busuk mereka
mereka masih dapat berkumpul dengan sanak famili
dan mereka masih dapat tertidur bersama pelacur
dengan belatung belatung yang masih bergerayang diatas mereka
mereka menyebarkan banyak penyakit
kenapa saya yang hanya merugikan saya sendiri harus seperti ini
sedangkan mereka yang membawa wabah masih tetap bebas
memang kami sama sama koreng
tapi seorang dokter pun tahu mana yang harus dilenyapkan terlebih dahulu
mungkinkah kita sedang dirawat oleh dokter gadungan
sehingga buta oleh pelajaran pelajaran diwaktu kuliah
lalu tidak tahu mana yang dapat membunuh
dan mana yang hanya menggelitik
bukan seperti koreng koreng lain
yang bau busuknya mampu melenyapkan hidung
yang bersahabat dengan belatung dan lalat
yang mungkin suatu najis yang besar, tidak seperti saya
kebodohan saya adalah mencoba melenyapkan saya sendiri
tetapi saya sadar, bahwa saya hanya akan menghancurkan saya sendiri
tidak seperti koreng koreng lain itu
mereka ada untuk melenyapkan banyak orang
tapi mereka sungguh merdeka
mereka masih bebas dengan bau busuk mereka
mereka masih dapat berkumpul dengan sanak famili
dan mereka masih dapat tertidur bersama pelacur
dengan belatung belatung yang masih bergerayang diatas mereka
mereka menyebarkan banyak penyakit
kenapa saya yang hanya merugikan saya sendiri harus seperti ini
sedangkan mereka yang membawa wabah masih tetap bebas
memang kami sama sama koreng
tapi seorang dokter pun tahu mana yang harus dilenyapkan terlebih dahulu
mungkinkah kita sedang dirawat oleh dokter gadungan
sehingga buta oleh pelajaran pelajaran diwaktu kuliah
lalu tidak tahu mana yang dapat membunuh
dan mana yang hanya menggelitik
Dos “Boim” Santos
Jakarta. 10.02.13
Jakarta. 10.02.13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar